Live World Indices are Powered by Forexpros - The Leading Financial Portal.

Selasa, 20 Agustus 2013

DATA EXPLORER 20 AGUSTUS 2013




 sumber gambar :http://www.esaunggul.ac.id/wp-content/uploads/2013/08/HUT-RI-2012.jpg

 catatan : hari ini saya cuma posting hasil explorer semoga berguna 

selalu ingat pasang stoploss untuk semua saham anda 
dan naik kan mengikuti kenaikan harga saham 
(masih musti manual menaikkannya ,karena sampai saat ini belum ada OLT yang buat ,padahal penting untuk menjaga keuntungan yang sdh kita peroleh ) 

untuk mengetahui situasi saat ini

silahkan kunjungi

http://investasi.kontan.co.id/rubrik/27/Market-Rekomendasi

http://pasarmodal.inilah.com/

http://stockbit.com/symbol/IHSG

http://bisniskeuangan.kompas.com/keuangan

 
jika suatu saat blog ini sulit dibuka 

anda bisa kunjungi blog saya yg lain

 
 
 atau
pesan dan saran bisa disampaikan
melalui email  ke
 sahamdanihsg@gmail.com


 dibawah adalah data senbagian saham yang dibeli asing
  dibawah adalah data senbagian saham yang dijual asing



dibawah adalah data percentasi  saham yang turun  5% lebih


 

Menkeu: Indeks Saham Turun di Banyak Negara
Headline
Menteri Keuangan Muhamad Chatib Basri - (foto:inilah.com)


INILAH.COM, Jakarta - Menteri Keuangan Muhamad Chatib Basri menyatakan jatuhnya indeks saham hampir dialami seluruh negara karena munculnya beberapa kekhawatiran.

"Indonesia sekitar 5%, Thailand 2,5% dan India, Malaysia juga alami (itu). Nilai tukar rupee juga kena, rupiah juga kena, Taiwan juga kena. Itu ada faktor external. Lainnya ada berkaitan dengan persepsi dari kekhawatiran pasar mengenai Merril Lynch mau ditutup oleh bank AS. Itu yang menimbulkan kekhawatiran," ujar Chatib saat meninggalkan kantornya, Senin (19/8/2013) malam.
Hari ini, IHSG kehilangan 5,5% atau 255,1 poin menjadi 4.313,5. Investor asing mengalami net sell Rp1,7 triliun. Volume perdagangan mencapai 4,3 miliar saham senilai Rp6,7 triliun. Sementara rupiah melemah 0,91% ke posisi 10.485/10.495 dari posisi akhir pekan lalu 10.390/10.400.
Menkeu pun mengumpulkan Ketua OJK, Kepala BKF, Kepala LPS, Dirjen DJPU, Deputi Gubernur BI, Wakil Ketua OJK. Walaupun batal memberikan keterangan resmi seperti yang direncanakan sebelumnya.
Kekawatiran ini muncul, lanjut Chatib karena adanya dua faktor yang mempengaruhi jatuhnya indeks saham. "Dua faktor yang menyebabkan kombinasi dari internal dan eksternal. Eksternalnya kekuatiran orang mengenai rapat FOMC settlebank AS yang mungkin per September ini akan memutuskan langkah pertama dari scale back Quantitative Easing. Jadi kalau itu dilakukan bisa diperkirakan bahwa capital itu akan pergi ke AS. Makanya itu bisa dilihat bahwa stock market jatuh di banyak negara," jelas Chatib.

Untuk faktor internal, tambah Chatib, Indonesia masih mengalami defisit. Bahkan Chatib menyebutkan Current Account (CA) pada kuartal ke dua sangat tinggi. Bank Indonesia sudah umumkan mengumumkan pekan kemarin.

"Hari Jumat BI sudah umumkan defisit current accout yang 4,4%. Tapi defisit CA di kuartal kedua naik tinggi, karena impor tinggi dan harga komoditas turun sehingga memukul ekspor," jelas Chatib.

Meskipun pada kuartal ke dua CA tinggi, namun Chatib yakin pada kuartal ke tiga CA akan lebih rendah dari kuartal ke dua. Alasannya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sudah mempengaruhi impor minyak.

"Tapi gak perlu khawatir CA ini karena kuartal III defisit CA akan lebih rendah. Alasanya karena salah satu yang mendorong defisit perdagangan ada impor minyak. Indikatornya sampai dengan Juli konsumsi BBM di bawah yang biasanya karena BBM dinaikkan," tuturnya. [hid]

http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/2021050/menkeu-indeks-saham-turun-di-banyak-negara#.UhJTe64eV2U

IHSG & Rupiah Rontok, Menkeu Undang BI, OJK & LPS
Headline (foto:inilah.com
 INILAH.COM, Jakarta - Dengan merosotnya IHSG dan kurs rupiah, Menkeu mengumpulkan OJK, BI, LPS.

Rencananya Menkeu akan memberikan keterangan resmi pada pukul 20:00 WIB, setelah bertemu dengan Ketua OJK, Kepala BKF, Kepala LPS, Dirjen DJPU, Deputi Gubernur BI, Wakil Ketua OJK.

Hari ini, IHSG kehilangan 5,5% atau 255,1 poin menjadi 4.313,5. Investor asing mengalami net sell Rp1,7 triliun. Volume perdagangan mencapai 4,3 miliar saham senilai Rp6,7 triliun. Pelemahan indeks seiring kejatuhan 292 saham, meskipun 20 saham menguat dan 38 saham stagnan.

Sementara rupiah melemah 0,91% ke posisi
 http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/2021025/ihsg-rupiah-rontok-menkeu-undang-bi-ojk-lps#.UhJT-a4eV2U

berita lainnya silahkan kunjungi
 http://pasarmodal.inilah.com/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar